Skip to main content

Story

Secercah Harapan dari Desa Sebadak

Thursday, Nov 10, 2016 Author: TNP2K

Secercah Harapan dari Desa Sebadak
Rintisan Program KIAT Guru dilakukan di Desa Sebadak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat

 

Desa Sebadak adalah desa rintisan program KIAT Guru yang berada di Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat. Jarak tempuh desa dari kota Kabupaten Sintang sekitar 9,5 jam dengan kondisi jalan yang rusak sekaligus berlumpur dan hanya dapat dilalui mobil double-gardan dengan biaya sewa minimal Rp. 1,5 juta. Disini ada sekitar 290 kepala keluarga yang tersebar di tiga dusun, yaitu Dusun Ensamboy, Dusun Sejinggau, dan Dusun Sebangkong yang posisinya terpisah sendiri dari dua dusun lainnya karena berada di seberang Sungai Ketungau.

Semua anak di Desa Sebadak bersekolah di SDN 05 Sebadak yang terletak di Dusun Sejinggau. SDN 05 Sebadak memiliki 7 orang tenaga pengajar yang terdiri dari 2 orang guru PNS dan 5 guru honorer. Mata pencaharian masyarakat pada umumnya berladang, menyadap karet, dan bekerja harian di perusahaan sawit.  Lokasi yang terpencil dan belum terjangkaunya sinyal telekomunikasi maupun listrik, beberapa keluarga di malam hari menerangi rumahnya dengan genset dan panel surya. Untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, cuci pakaian maupun memasak, masyarakat sekitar menggunakan air sungai Ketungau.

Untuk pergi ke sekolah, setiap harinya murid SDN 05 Sebadak yang tinggal di Dusun Sebangkong harus menyeberangi Sungai Ketungau.

Bagaimana program KIAT Guru melibatkan masyarakat dalam memastikan keberadaan dan kualitas layanan guru untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dasar di daerah ini? Baca cerita selengkapnya di sini.

Related Stories