Skip to main content

Publication.

Pendidikan Dasar di Pelosok Indonesia: Hasil Survei dari Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Timur

Tags   Pendidikan Pendidikan dasar Basic Education Basic Services Basic Service Delivery

Penyedia layanan pendidikan masih menghadapi tantangan di berbagai negara berkembang, terutama di wilayah tertinggal dan terpencil. Di Indonesia, meskipun partisipasi pendidikan dasar universal telah tercapai, murid masih memiliki hasil belajar yang rendah. Sejak tahun 2016, Bank Dunia mendukung Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kinerja guru dan partisipasi masyarakat dalam pendidikan melalui KIAT Guru (Kinerja dan Akuntabilitas Guru). KIAT Guru dilaksanakan di lima kabupaten, yaitu Ketapang, Landak, dan Sintang (di Provinsi Kalimantan Barat), serta Manggarai Barat dan Manggarai Timur (di Provinsi Nusa Tenggara Timur). Sebelum memulai KIAT Guru, sebuah survei tahap awal, yang hasilnya dirangkum dalam laporan ini, dilakukan di 270 sekolah dasar terpencil antara tahun 2016-2017 dengan berbagai pemangku kepentingan lokal, termasuk staf sekolah (kepala sekolah dan guru); komite sekolah; kepala desa; dan orang tua. Laporan ini menyajikan gambaran terperinci mengenai enam temuan utama survei dan rekomendasi kebijakan berikut ini: (1) Sekolah dan desa memiliki berbagai keterbatasan yang menghambat peningkatan hasil pendidikan yang baik; (2) Kekhasan karakteristik sekolah dalam hal ukuran kelas, komposisi guru, dan manajemen sekolah perlu menjadi pertimbangan bagi kebijakan pendidikan; (3) Penghasilan guru sangat timpang, dan dapat memengaruhi motivasi guru; (4) Ketidakhadiran guru di sekolah dan di kelas merupakan masalah serius; (5) hasil belajar murid rendah; (6) Kepuasan orang tua dengan kualitas pendidikan dan hasil belajar berbeda dengan temuan studi.

Author

Publish Year
2019

Publisher
Local Solutions to Poverty - World Bank Group

Publikasi Terkait