Skip to main content
    • image of Basic Service Delivery

Pelayanan Dasar

Lembaga-lembaga publik dan swasta harus memenuhi harapan penerima manfaat agar bisa disebut sebagai penyedia layanan. Selain akses kesehatan, pendidikan, air bersih, sanitasi dan listrik, layanan tersebut kini meliputi jaminan sosial, informasi, transportasi, layanan keuangan, dan pasar kredit.

Untuk memperbaiki kualitas pelayanan dasar, LSP memfasilitasi berbagai kegiatan untuk meningkatkan keahlian para penyedia layanan. Kegiatan-kegiatan ini difokuskan pada langkah-langkah untuk memperkuat kapasitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasaan pemerintah desa, serta untuk mengembangkan mekanisme insentif dan akuntabilitas kerja yang lebih baik lewat beragam proyek di GenerasiEarly Childhood Education and Development (ECED); and KIAT Guru. LSP juga bekerja untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan untuk memenuhi kebutuhan layanan dasar di level frontline.

Masukan dari penerima manfaat sangat penting untuk menjamin kualitas layanan yang diberikan. Untuk memastikan agar masyarakat, terutama kelompok miskin, menerima layanan yang akuntabel dan baik, kita harus memahami kebutuhan dan permintaan mereka, serta memiliki pengalaman dalam penyediaan layanan. Akuntabilitas antara pembuat kebijakan, pengelola layanan, penyedia layanan, dan masyarakat penerima manfaat dibutuhkan dan merupakan hal penting dalam penyediaan layanan untuk masyarakat miskin.

Analisis, dukungan operasional dan evaluasi dampak yang diberikan oleh LSP semakin diarahkanpada reformasi kebijakan dan sistem pemerintahan yang berkelanjutan. LSP mendukung Pemerintah Indonesia untuk menguji pendekatan pembangunan desa dan penyediaan layanan yang partisipatif, menilai dampak pendekatan-pendekatan ini lewat instrumen-instrumen evaluasi dampak yang akurat, dan memberikan hasil analisis untuk reformasi kebijakan jangka panjang dan peningkatan penyediaan layanan.

Publikasi Terkait